Andi Ruskati Minta Anggaran Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Dialihkan ke Penanganan Covid19

  • Whatsapp
Anggota DPR-RI Andi Ruskati Alibaal.

Mamuju – editorial9 – Usai menyalurkan bantuan pribadi berupa Sembako ke Desa Pontanakayyang, Kabupaten Mamuju Tengah, anggota DPR-RI, Andi Ruskati Ali Baal, mengusulkan agar anggaran sosialisasi di kantor BPJS ketenagakerjaan, dialihkan untuk kebutuhan pokok masyarakat, yang terdampak langsung  dari pandemi covid19, Kamis, 30/04/20.

Dampak Virus Corona (Covid-19) memang berimbas pada semua sektor terutama ekonomi. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia ditahun ini akan tertekan dilevel 2,1 persen.

Bacaan Lainnya

Hal ini disebabkan oleh terus meluasnya persebaran Covid-19, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bank Indonesia (BI) pun telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI menjadi di bawah 5 persen atau hanya sekitar 2,5 persen saja yang biasanya mampu tumbuh mencapai 5,02 persen.

Terlebih lagi melambatnya pertumbuhan ekonomi karena pandemi Corona, keterlambatan ini ditandai memburuknya kondisi lingkungan eksternal dan melemahnya permintaan dalam negeri seiring dengan menurunnya sentimen bisnis dan konsumen.

Terlepas dari pandangan ekonomi Global, ini terlihat jelas juga kondisi diseluruh sektor di Sulawesi Barat sehingga mengakibatkan kepanikan warga dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Maka atas dasar itu, Andi Ruskati Ali Baal  memutuskan untuk menyusulkan anggaran sosialisasi disalah satu mitra kerja Komisi IX DPR – RI, untuk mengalihkan anggaran sosialisasi demi kebutuhan Sembako masyarakat Sulawesi Barat.

“Terlepas dari itu, semoga pengajuan kita cepat terealisasi, agar masyarakat yang betul membutuhkan bisa cepat menerima program penyaluran sembako, rencananya kita akan salurkan di berbagai wilayah Sulawesi Barat. Paling tidak mengurangi sedikit beban kebutuhan pokok masyarakat kita,” ucap Andi Ruskati.

Selain itu ia juga berharap, seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Sulawesi Barat, untuk bersabar, memperbanyak ibadah serta tetap mengikuti himbauan dari pemerintah.

“Saya berharap kepada masyarakat agar tetap tabah dan perbanyak ibadah lalu selalu mengikuti anjuran otoritas yang berwenang, semua element yang terlibat khususnya  tenaga medis,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.