Pilkada Polman 2024, Arus-Samsul Mewacana

  • Whatsapp
Andi Ruskati Alibaal dan Samsul Mahmud.(Dok : Ist)

Polman – editorial9 – Nama Andi Ruskati Alibaal (Arus) kembali menjadi perbincangan, setelah sebelumnya mencuat akan berpasangan dengan Andi Bebas Manggazali (Bebas), Ketua DPD Partai Gerindra Sulbar itu, lagi-lagi diwacanakan akan menyatu dengan Ketua DPD II Golkar Polman, H.Samsul Mahmud (Samsul) di Pilkada Kabupaten Polman Tahun 2024.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Institute of Research and Democracy Sulawesi Barat (IRD Sulbar), Aby, mengungkapkan bahwa mencuatnya nama Andi Ruskati dari Partai Gerindra dan Samsul Mahmud dari Partai Golkar, sebagai tokoh yang digadang-gadang akan maju di Pilkada Polman, adalah sesuatu hal yang biasa saja.

Bacaan Lainnya

“Partai politik manapun, jika menyatakan maju dan berpasangan dengan siapa dalam pemilihan Bupati Polewali Mandar Tahun 2024, tentu akan jadi pembicaraan khalayak, tapi itu sifatnya masih biasa-biasa saja,” ucap Aby, via WhatsApp, Jumat,09/07/21.

Selain itu, ia meyakini semua tokoh yang akan mencalonkan diri sebagai Bupati, khususnya di Pilkada Kabupaten Polman Tahun 2024 mendatang, telah mempersiapkan diri, untuk membangun komunikasi lintas partai dalam rangka berkoalisi.

“Hanya saja, dari segi popularitas, Andi Ruskati, selain dikenal sebagai Istri Gubernur, Ketua Partai Gerindra, beliau juga sebagai Anggota DPR-RI perwakilan Sulawesi Barat, lebih mudah diperkenalkan,” terangnya.

Sementara itu, di waktu yang sama, tokoh pemuda Kabupaten Polman, Hasbi Rukman, secara personal menilai sebagai pasangan yang cukup kuat, jika Andi Ruskati Alibaal dan Samsul Mahmud, menyatu di Pilkada Polman, dengan indikator kedua tokoh tersebut adalah pimpinan Partai Politik (Parpol).

“Golkar juga kan pemenang Pileg Tahun 2019 lalu, disitu kan kita bisa menghitung suara. Kalau Ruskati kan Ketua Gerindra kan,” terang Hasbi, via telepon.

Dengan pencapaian di Pileg Tahun 2019 lalu, yang sukses meraih posisi Wakil Ketua II di DPRD Kabupaten Polman, kata Hasbi, menjadi bukti bahwa Partai Gerindra memiliki jumlah suara yang lebih unggul dari fraksi lainnya.

“Jumlah raihan kursi di DPR, itu kan bisa dijadikan salah satu tolok ukur, bahwa mereka (Andi Ruskati dan Samsul Mahmud), memiliki kekuatan pada saat bertarung,” tutupnya. (Mp/Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *