Polman – editorial9 – Pengurus Cabang Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Polman, menolak keberadaan ritel modern yang saat ini menjamur.
Hal itu disampaikan oleh Ketua SAPMA PP Kabupaten Polman, Hendra Faturrahman, Selasa, 31/05/22.
Menurutnya, keberadaan ritel modern dalam hal ini Alfamidi dan Indomaret, mengancam keberlangsungan para pedagang kecil, di Bumi Tipalayo.
“Kami akan tetap konsisten untuk menolak menjamurnya ritel tersebut, bukan karna kami menolak kemajuan zaman. Melainkan menjamurnya ritel ini banyak yang menyalahi prosedural,” ucap Hendra.
“Menjamurnya retail ini akan menjadi bom waktu, bagi usaha pedagang-pedagang kecil di sekitarnya,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia meminta DPRD Kabupaten Polman dalam hal ini komisi II, agar segera mengambil sikap tegas atas masalah ritel modern itu.
“DPRD Polman sebagai repsentasi dari masyarakat yang juga kehadirannya, seharusnya menjadi penyambung lidah rakyat, mampu mengambil sikap tegas untuk mengakomodir kepentingan pedagang kecil di sekitar ritel-ritel modern tersebut,” tutupnya.(Mp)






