Soal Kota Madya Mamuju, Ini Kata Gubernur

  • Whatsapp
Sambutan Gubernur Sulbar,Alibaal Masdar, di forum rapat paripurna Hut Mamuju, Rabu,14/07/21.(Dok : Ist)

Mamuju – editorial9 – Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Alibaal Masdar (ABM), angkat bicara terkait wacana peralihan status Kabupaten Mamuju ke kota madya, yang muncul saat gelaran rapat paripurna Ulang Tahun (HUT) Mamuju yang ke-481.

Menurut Alibaal Masdar, terkait pembentukan kota madya Mamuju, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) saat ini, masih terkendala akibat adanya pandemi Covid19 yang melanda seluruh wilayah di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Nanti setelah pandemi ini, baru kita bicarakan lagi,” pungkas ABM, usai menghadiri paripurna HUT Mamuju ke-481, di Kantor DPRD Mamuju, Rabu, 14/07/21.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa dimasa mewabahnya pandemi Covid19 seperti sekarang ini, masih banyak hal-hal yang lebih prioritas untuk segera ditangani kedepannya.

“Tapi Ini (pembentukan kota madya Mamuju) juga sangat penting, tapi nanti setelah pandemi ini baru kita merundingkan kembali untuk kota madya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mantan Bupati Kabupaten Polman dua periode itu juga menuturkan, bahwa dalam rangka mendorong percepatan pembentukan kota madya Mamuju, Pemprov Sulbar tetap berkoordinasi ke pemerintah pusat.

“Nanti setelah pandemi Covid19 ini berlalu, baru kita jalankan lagi,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *