Tagih Janji Bupati, Masyarakat Tutar Kembali “Menyerbu” Kantor DPRD

  • Whatsapp

Polewali – editorial9 – Dalam rangka menuntut penyelesaian masalah infrastruktur jalan, Aliansi Masyarakat Tutar, kembali menggelar aksi unjuk rasa, di Kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Senin, 24/02/20.

Kehadiran rombongan massa aksi yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap), Irfan, diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Jufri Mahmud, Wakil Ketua I DPRD Amiruddin, Wakil Ketua II DPRD Hamzah Samsuddin, anggota DPRD, Sarina, anggota DPRD Kab Polman Muhammad Said Sidar SE, anggota DPRD, Rudi, Kabid Perencanaan dan Program Bappeda Kabupaten Polewali Mandar, Gunawan.

Bacaan Lainnya

Korlap, Irfan, dalam orasinya mengatakan, bahwa kehadiran massa aksi di kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar, dalam rangka membawa aspirasi dan penderitaan masyarakat masyarakat Tutar, sejak dibentuknya Kecamatan Tutar, dan pihaknya juga meminta pihak legislatif untuk melakukan pemanggilan terhadap pemerintah daerah.

“Kepada Bupati Polman, jika tidak dapat menyelesaikan masalah Tutar, lebih baik mundur dengan terhormat, dimana pada kasi sebelumnya Bupati menjanjikan 3 Milyar untuk Tutar, tapi sampai saat ini belum terealisasikan,” ungkap Irfan.

Sementara itu, ditempat yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Rudi, mengakui bahwa atas nama komisi III, pihaknya akan bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah infrastruktur jalan ke Tutar.

“Dimana itu merupakan adalah fungsi kami pembangunan. Dimana pada aksi sebelumnya kami mengira itu sudah selesai di Bupati Polman, sehingga kami menunggu untuk menyampaikan aspirasi, namun tidak datang,” terang Rudi.

Berikut 6 Poin tuntutan aliansi masyarakat Tutar.

1. Mendesak pemerintah Kabupaten Polman, untuk menuntaskan perbaikan jalan poros Kecamatan Tutar.

2. Menagih janji bupati saat aksi di Bulan Januari 2019, bahwa akan menganggarkan 30 Milyar Rupiah, ke Jalan Poros Tutar.

3. Mendesak Pemerintah Kabupaten, untuk membebaskan hutan lindung dari Desa Taramanu Tua ke Desa Rattte, sebagai penghubung jalan.

4. Meminta kepada Ketua DPRD, untuk mengawal sampai dengan tuntas proses pembangunan jalan poros Tutar.

5. Jika Bupati Polewali Mandar tidak mampu menuntaskan jalan poros Kecamatan Tutar, maka secepatnya mekarkan Kabupaten Balanipa.

6. Mendesak Pemerintah Kabupaten, menuntaskan jalan poros Tutar mulai di Kecamatan Luyo sampai dengan Desa Besoangin.(*/FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.