TPF Desak Polda Sulbar Ungkap Kasus Kematian Demas

  • Whatsapp
Almarhum Demas Laira.(Foto : Istimewa)

Mateng – editorial9 – Lima belas hari pasca terbunuhnya jurnalis Sulawesion.com, Demas Laira, pihak kepolisian belum juga berhasil mengungkap pelakunya.

Ketua Tim Pencari Fakta (TPF), kematian Demas Laira dari Asosiasi Media Siber (AMSI) Sulbar, Anhar, mengaku tetap mendukung upaya pihak kepolisian, untuk mengungkap kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

“Namun, TPF mendesak Polres Mamuju Tengah dan Polda Sulawesi Barat, yang mengangani kasus ini, agar dapat memberikan informasi perkembangan pengusutan kasus Demas Laira,”ucap Anhar, Jum’at, 04/08/20.

“Hingga saat ini, belum diketahui progress polisi atas kasus ini. Harusnya polisi memberikan informasi ke publik,”sambungnya.

Kasus ini menurutnya telah menjadi perhatian, tidak hanya nasional tetapi publik internasional, sedang menunggu perkembangan pengusutan kasus.

Senada dengan hal itu, Pemimpin Redaksi Sulawesion.com, Supardi Bado, juga mendesak Polres Mamuju Tengah dan Polda Sulawesi Barat, segera mengekspose hasil temuanya di lapangan. Menurutnya saat dirinya berada di Sulbar, dia bertemu langsung dengan keluarga Demas.

“Yang Intinya, mereka (keluarga Demas Laira), meminta kasus ini dapat segera terungkap,” terang Supardi.

Di waktu yang sama, adik perempuan dari Demas bernama Yunita, saat dihubungi mengatakan, pihak kepolisian telah menghubungi keluarga. Namun, hingga hari ini belum ada kabar siapa pelakunya.

“Kata polisi belum ada keterangan siapa pelakunya karena masih dalam penyelidikan,” ujar Yunita.

Sementara Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Syamsu Ridwan, belum memberikan keterangan terkait perkembangan kasus Demas Laira.

“Tim gabungan Polda dan Polres masih terus mengumpulkan alat bukti mas, masih di lapangan,” terang AKBP Syamsu R, dikonfirmasi via WhatsAap, Jumat, 04/04/20.

Untuk diketahui, Demas Laira (28), merupakan jurnalis media siber, Sulawesion.com ditemukan tewas bersimbah darah di jalur Trans Mamuju Palu Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kamis (20 Agustus 2020 dini hari. Dia ditemukan oleh seorang sopir, yang saat itu melintas dengan 17 luka tusukan.(AMSI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *