Api Lahap Dua Gudang Barang Bekas di Polman

Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api yang melahap dua gudang penyimpanan barang bekas di Dusun Jogja Lama, Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (23/8/2026). Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WITA. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. (Dok. Polres Polman)

POLMAN, editorial9.com – Dua gudang penyimpanan barang bekas di Dusun Jogja Lama, Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dilahap api, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui warga setelah api muncul dari area gudang yang berada di belakang rumah Supriadi (42). Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar ke gudang penyimpanan barang bekas milik Pangat (50) yang berada di sampingnya.

Bacaan Lainnya

Material bangunan kedua gudang yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat membesar. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sekaligus mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.

Personel piket Polsek Wonomulyo yang dipimpin Pamapta III Aiptu Setio Untoro bersama Bhabinkamtibmas Bripka Rahman tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WITA. Petugas kemudian melakukan pengecekan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Agus (39), api diduga berasal dari area gudang yang berada di belakang rumah Supriadi. Api kemudian merembet ke gudang milik Pangat.

Petugas kepolisian selanjutnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Polman, untuk membantu proses pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WITA setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman bersama masyarakat.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan, polisi telah melakukan pengecekan awal di lokasi serta mengumpulkan bahan keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Kami telah mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan awal serta pengumpulan bahan keterangan. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Sandy.

Dari hasil pengecekan awal, kedua gudang yang terbakar diketahui tidak memiliki aliran listrik. Meski demikian, kondisi tersebut belum dapat memastikan sumber api.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, dua gudang penyimpanan barang bekas mengalami kerusakan dan sebagian besar bangunannya hangus terbakar. Supriadi diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp5 juta, sedangkan Pangat mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Kapolsek Wonomulyo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lokasi yang menyimpan barang atau material yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat, agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *