Gelar Uji Publik DPS, KPU Mamuju Harap Tanggapan Masyarakat

  • Whatsapp
Gelaran uji publik DPS oleh KPU Mamuju.(Dok : Ist)

Mamuju – editorial9 – KPU Kabupaten Mamuju menggelar agenda uji publik Data Pemilih Sementara (DPS) Pilkada serentak, disalah satu cafe di Mamuju,Jumat, 25/09/20.

Sebagaimana diketahui berdasarkan hasil penetapan di Tanggal 14/09/20 lalu, DPS untuk Pilkada Mamuju, jumlahnya 160.519, akan tetapi data yang masih dalam tahap validasi atau penyempurnaan ini, masih membutuhkan koreksi atau masukan dari stakeholder terkait.

Bacaan Lainnya

Koordiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Mamuju, Asriani, yang memimpin langsung agenda uji publik itu, mengungkapkan bahwa pada sesi pagi pihaknya menampilkan DPS Kecamatan Simboro dan siangnya adalah DPS Kecamatan Mamuju.

“Ini bagian dari pengumuman DPS, untuk mendapat tanggapan masyarakat. Kami berharap, ada tanggapan sebab bisa jadi masih ada masyarakat yang belum terdata,” ucap Asriani.

Selain itu, ia menambahkan bahwa setelah tahap ini, 29 September sampai 3 Oktober merupakan tahapan DPS hasil Menurutnya DPS memerlukan pencermatan bersama semua pihak.

“Dua kecamatan ini penurunan angka DPS-nya yang signifikan, sehingga uji publik ini, hanya mengambil sampel pada Kecamatan Simboro dan Mamuju. Kita berharap sebelum penetapan DPT, DPS ini dapat disempurnakan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, komisioner KPU Provinsi Sulbar, Adi Arwan, menuturkan bahwa validitas DPS, sebagai bagian dari keterbukaan penyelenggara Pemilu kepada pemilih atau masyarakat, bagi perbaikan data yang transparan dan akuntabel.

“Uji publik ini, menjadi sangat penting untuk menjamin seluruh masyarakat yang memenuhi syarat terakomoidir dalam daftar pemilih. KPU Mamuju, juga membuka posko pengaduan untuk menyempurnakan data pemilih,” beber Adi Arwan.

Untuk diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Mamuju, Kadis Capil Mamuju, unsur partai politik, pihak kecamatan dan kelurahan serta elemen lainnya.(Rls/MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.