Logos Politica : Selisih Keterpilihan Tina-Ado vs Habsi-Irwan Sangat Tipis

  • Whatsapp
Diagram Top OF Mind Survei Pilkada Mamuju per Oktober 2020.(Dok : Logos Politica)

Mamuju – editorial9 – Lembaga Kajian dan Analisa Isu Politik (LAKIP) Jakarta, baru saja merilis hasil survei yang dilaksanakan akhir Oktober 2020 lalu menggunakan responden sebesar 440 dengan tingkat kepercayaan 95%.

Menanggapi survei LAKIP tersebut, direktur Logos Politica, Maenunis Amin, kemudian menyandingkan survei LAKIP dan JSI, dengan menitik beratkannya ke dalam dua variabel yakni tingkat keterpilihan dan tingkat pemilih kuat.

Bacaan Lainnya

“Temuan survei LAKIP dan JSI itu sebenarnya sama pada kesimpulan bahwa posisi petahana Habsi-Irwan sudah dibawah 50% selisihnya saja yang berbeda sedikit. Versi LAKIP keterpilihan Habsi-Irwan 36,4% dan JSI 46,8%. Sedangkan keterpilihan Sutinah-Ado 35,9%. Selisihnya sudah sangat tipis.” ucap Maenunis, Senin, 16/11/20.

Di tingkat strong voters atau pemilih kuat, Maenunis menggambarkan posisi saling salip antara Paslon Tina-Ado dan Habsi-Irwan, berada pada angka yang cukup signifikan.

“Di tingkat strong voters yang justru cukup signifan terpaut. Strong voters Sutinah-Ado menurut LAKIP unggul 75% melawan 57%. Sedangkan versi JSI mengungulkan Habsi-Irwan 41,1% melawan 21,4%,” tambahnya.

Meski keterpilihan Habsi-Irwan masih unggul 1% sedangkan tingkat pemilih kuat Sutinah-Ado 20% di atas lawannya, kata Maenunis, akan tetapi kedua Paslon, masih belum menyentuh titik aman.

“Masih ada undecided voters dan masih belum menjawab atau merahasiakan pilihannya sebesar 17 sampai 20%. Itu pun saya prediksi maksimal yang bisa diambil hanya sekitar kurang lebih 9%.” tutupnya.(MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *