POLMAN, editorial9.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MTs Ma’arif NU Pulo Salamaq, Polewali Mandar, menjadi momentum bagi Bupati Polman Samsul Mahmud untuk menyoroti pentingnya peningkatan mutu pendidikan, mulai dari kompetensi guru, fasilitas sekolah, hingga pembinaan karakter siswa.
Kegiatan yang digelar Senin (21/9/2026) tersebut mengusung tema “Ahmad Rasulullah Muhammad Rasulullah” dan dihadiri jajaran guru, siswa, orang tua murid, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Samsul mengatakan pendidikan merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai pihak.
“Pendidikan adalah investasi utama masa depan bangsa. Kita harus konsisten meningkatkan mutunya, mulai dari kompetensi guru, fasilitas pendukung, hingga pembinaan karakter siswa,” tegas Samsul.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi yang memiliki kemampuan sekaligus akhlak.
Sementara itu, Annangguru KH. Muh. Syibli Sahabuddin dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial.
Ia menekankan kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, termasuk kejujuran, amanah, kesantunan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Cinta kepada Rasulullah harus tampak dalam perilaku sehari-hari: jujur, amanah, santun, dan peduli kepada sesama. Itulah buah dari peringatan maulid yang sejati,” tutur KH. Muh. Syibli.
Kepala MTs Ma’arif NU Pulo Salamaq, Yusran, R, S.Kom, mengatakan semangat pendidikan telah menjadi bagian dari sejarah berdirinya madrasah tersebut.
Ia menyebut madrasah tidak hanya dibangun sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai wadah pengabdian untuk mencerdaskan generasi penerus.
“Sekolah ini lahir bukan sekadar sebagai bangunan fisik, melainkan wadah perjuangan untuk mencerdaskan generasi penerus sekaligus ruang pengabdian bagi para pendidik,” ungkap Yusran.
Peringatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan doa bersama. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.(*)






