MAMUJU, editorial9.com – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) memberangkatkan lima imam masjid untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam membina umat.
Kelima imam tersebut dilepas langsung oleh Suhardi Duka di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2026). Mereka dipilih melalui proses penilaian terhadap pengabdian dalam membimbing masyarakat dan menjalankan kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Lima imam penerima program umroh itu yakni Umar Ismail (47), Imam Masjid Al-Munawarah Galung Selatan, Kecamatan Tapalang; Asri Rosyid (49), Imam Masjid Salukayu, Kecamatan Papalang; M. Anas Sulle (70), Imam Masjid Simbuang, Kecamatan Simboro dan Kepulauan; Abd. Muin K. (65), Imam Masjid Al-Ikhwan Pasar Lama, Mamuju; serta Bahril, Imam Masjid Lombang-Lombang, Kecamatan Kalukku.
Suhardi Duka mengatakan, program tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada para imam yang telah lama mengabdikan diri untuk membina umat.
“Ini program bagi imam yang selama ini sudah mengabdikan dirinya dan membina umat. Setelah dilakukan penilaian, kita memberikan hadiah umroh sebagai bagian dari upaya menghargai jasa mereka,” kata Suhardi Duka.
Ia berharap, para imam yang berangkat dapat mendoakan masyarakat dan pemerintah Sulawesi Barat selama berada di Tanah Suci.
“Kita menitipkan harapan agar mereka bisa mendoakan kita nanti di Tanah Suci. Itu yang menjadi salah satu motivasi utama,” ujarnya.
Salah seorang penerima, Asri Rosyid, mengaku bersyukur mendapat kesempatan menunaikan ibadah umroh. Ia menyebut keberangkatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah, luar biasa program dari Pemerintah Sulawesi Barat ini. Ini pertama kali umroh bagi kami, dan kesempatan ini diberikan pemerintah atas pengabdian kami sebagai imam,” kata Asri.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga lebih banyak imam masjid mendapat kesempatan serupa pada tahun-tahun mendatang.
“Semoga pemerintah ke depannya semakin baik dan selalu mendapat rida Allah SWT. Mudah-mudahan program ini juga berlanjut untuk para imam lainnya,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi turut mengapresiasi program tersebut. Ia berharap jumlah imam penerima umroh dapat ditingkatkan melalui dukungan alokasi anggaran pada tahun berikutnya.
“Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada para imam masjid. Memang belum bisa menjangkau semua, dan tahun ini baru lima orang. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi dengan adanya alokasi anggaran,” kata Suraidah.
Dalam pelepasan tersebut, Gubernur SDK didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sulbar Murdanil.(*)






