Hamdan : Suket Hanya Berlaku Bagi Warga yang Telah Perekaman E-KTP

  • Whatsapp
Ketua KPU Mamuju,Hamdan Dangkang.(Dok : Ist)

Mamuju – editorial9 – Penggunaan Surat Keterangan (Suket) bagi para wajib pilih, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 09 Desember 2020 mendatang, dipastikan masih tetap berlaku.

Menurut Ketua KPU Mamuju, ,Hamdan Dangkang, Suket yang berlaku dalam pelaksanaan Pilkada, adalah surat keterangan yang dimana wajib pilih belum mengantongi Kartu Tanda Penduduk Eelektronik (E-KTP), akan tetapi telah melakukan perekaman. Dan Suket tersebut, diterbitkan langsung oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Bacaan Lainnya

“Suket yang dimaksud bukan Suket kayak keterangan domisili. dan itu diperuntukan bagi mereka yang misalkan belum terdaftar dalam DPT dan sudah melakukan perekaman dan itu nanti jam Dua belas, baru bisa memilih,”ucap Hamdan, usai menghadiri pelaksanaan KPU election night, di salah satu Cafe di Mamuju, Senin, 24/11/20. Malam.

Selain itu ia juga menjelaskan, bagi para wajib pilih yang menggunakan Suket dari Disdukcapil, secara tehknis dalam proses pencoblosan nantinya pihak penyelenggara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetap mengacu pada stok ketersedian surat suara cadangan.

“Kalau masih ada surat suara cadangan di TPS itu, itu boleh. Kalau tidak ada nanti KPPS melalui PPS mengarahkan ke TPS terdekat yang masih ada ketersediaan surat suaranya,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa untuk penggunaan Suket, secara tehknis hanya berlaku bagi para wajib pilih yang pindah pemilih dan tidak berlaku bagi warga yang pindahan dari daerah atau Kabupaten lain.

“Pilkada itu beda dengan Pilgub. Ya kalau Pilkada yang cuma ber KPT Mamuju, walaupun dia (wajib pilih) sudah tahunan tinggal di Mamuju kalau belum ada administrasi KTPnya, itu tidak bisa,” tutupnya.(MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *