KPU Mamuju Monitoring Kinerja PPDP, Ini Tujuannya

  • Whatsapp
Komisioner KPU Mamuju, Asriani, memonitoring kinerja PPDP.(Dok: KPU Mamuju)

Mamuju – editorial9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, memonitor petugas PPDP, yang saat ini tengah melaksanakan proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih, untuk Pilkada serentak 09 Desember 2020 mendatang.

Agenda monitoring yang berlangsung sejak tanggal 4 Agustus hingga 8 Agustus 2020 ini, dilaksanakan dalam rangka memastikan tahap pemutakhiran data pemilih, berjalan sesuai rencana.

Bacaan Lainnya

Komisioner KPU Mamuju, Asriani, mengatakan bahwa secara teknis dalam memeriksa tim PPDP, pihaknya menggunakan metode sampling.

“Pemeriksaan kinerja PPDP tersebut menggunakan metode sampling. Yakni lima persen dari total tempat pemungutan suara, yang ada di Kabupaten Mamuju yang berjumlah 736 TPS,” ucap Asriani, di laman kpumamuju.go.id,” Kamis, 06/08/20.

“Kecamatan Tapalang sebanyak dua TPS,Tommo lima TPS, Papalang dua TPS, Sampaga lima TPS, Kalukku delapan TPS, Simboro tujuh TPS, serta Kecamatan Mamuju sebanyak delapan TPS,” sambungnya.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa pemilihan sampel TPS didasarkan pada keberadaan atau jumlah pemilih yang kompleks.

“TPS yang berbatasan dengan Kabupaten lain, kondisi geografis yang sulit, PPDP yang memiliki kesulitan dalam proses Coklit, serta TPS yang berada pada penduduk yang padat, TPS terjauh, dan PPDP yang dianggap bermasalah,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Asriani, seluruh komisioner KPU Kabupaten Mamuju terlibat langsung dalam agenda monitoring kinerja PPDP, bersama para staf yang telah dibagi.

“Mereka, turun langsung ke TPS yang sebelumnya telah ditentukan, untuk memastikan kinerja PPDP di tahap pemutakhiran data pemilih ini, bisa benar-benar maksimal,” katanya.

Asriani juga menuturkan, bahwa dalam proses monitoring kinerja PPDP itu, terdapat dua kecamatan yang tidak dipantau, hal tersebut dilakukan lantaran jajaran komisioner KPU Kabupaten Mamuju, sebelumnya telah melakukan kunjungan.

“Bonehau, Kalumpang serta Kecamatan Bala-balakang tidak kami masukkan, karena beberapa waktu yang lalu, tiga kecamatan itu telah dikunjungi oleh teman-teman di KPU,” tutupnya.(*/FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.