Pilkada Mamuju Rawan, Hamdan : Kami Sudah Komunikasi Dengan Pihak Terkait

  • Whatsapp
Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang.

Mamuju – editorial9 – Menanggapi hasil rilis Bawaslu-RI tentang Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk Pilkada Tahun 2020, yang menempatkan Kabupaten Mamuju sebagai di urutan kedua dengan level tertinggi kerawanan,Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang, angkat bicara.

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang, menjelaskan bahwa sebagai daerah dengan tingkat kerawanan pelaksanaan Pilkada yang tergolong tinggi. Dan pihaknya  bersama segenap pihak terkait berkomitmen untuk senantiasa membangun sinergitas sebagai langkah preventif. Ia pun telah membangun kesepahaman baik itu dengan Bawaslu, pemerintah daerah, TNI, Polri termasuk dengan peserta Pilkada dalam menjaga kondusifitas daerah menuju gelaran pesta elektoral lima tahunan itu.

Bacaan Lainnya

“Kami merespon IKP itu. Kami sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait,” kata Hamdan Dangkang, Senin, 02/03/20.

Selain itu, ia juga menjelaskan, bahwa salah satu strategi yang bakal dilakukan, ialah dengan mengintensifkan pertemuan baik itu formal maupun non formal dengan sejumlah pihak.

“Kami sudah bertemu dengan Pak Dandim, Pak Wakapolresta Mamuju, termasuk dengan Bawaslu dan Wakil Bupati. Intinya kami bersepakatan untuk lebih sering menggelar pertemuan dalam membincang isu-isu terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga bakal bakal menginisiasi pertemuan formal atau non formal dengan para kontestan Pilkada tahun 2020. Harapannya, agar publik pemahaman yang lebih utuh tentang esensi pelaksanaan pesta demokrasi itu.

“Dengan para kandidat pun kami akan lakukan pertemuan yang lebih intens. Ini penting, harapannya agar publik tidak terjebak pada asumsi yang keliru tentang pelaksanaan Pilkada. Agar publik punya pemahaman bahwa persaingan di momen politik merupakan hal yang biasa saja, yang tak elok jika ditanggapi secara berlebihan,” pungkas Hamdan Dangkang.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil penelitian IKP Pilkada 2020 menyoroti dari 261 Kabupaten/Kota didapati tiga daerah yang memiliki kerawanan level tertinggi yaitu Kabupaten Manokwari, Kabupaten Mamuju dan Kota Makassar. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.