Pilkada 2020, Sulbar Menanti “Surat Sakti” DPP NasDem

  • Whatsapp
Sekretaris DPW Partai NasDem Sulbar Muhammad Jayadi. (Foto : Net)

Mamuju – Editorial9 – Menanggapi dikeluarkannya surat sakti atau surat rekomendasi terhadap lima bakal calon kepala daerah di kabupaten/ kota, pada Pilkada 2020 mendatang di Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), oleh DPP Partai Nasional Demokrat, Sekretaris DPW NasDem Sulawesi Barat, Muhammad Jayadi, angkat bicara.

Menurut Muhammad Jayadi, dalam waktu dekat jajaran pengurus DPP juga akan segera melakukan hal yang sama,  dan rencananya dalam proses penyerahan surat rekoedasi ke masing – masing bakal calon bupati itu, akan dikemas dalam bentuk konsolidasi internal.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah, tidak akan lama DPP akan mengeluarkan hal yang sama ka. Tinggal menunggu taiming penyerahannya, dan akan dikemas dalam bentuk konsolidasi intrenal NasDem Sulbar. Sekarang saya lagi di Jakarta utuk masuk tahapan itu,”ucap Jayadi, via Whatsaap, Selasa, 28/01/20.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa seluruh tahapan Pilkada 2020 di Provinsi Sulawesi Barat telah dilalui, sehingga pihaknya saat ini tengah fokus menunggu instruksi yang dikeluarkan oleh DPP.

“Seluruh tahapan pilkada di partai NasDem di daerah, telah kita lewati dan sisa menunggu tahapan di DPP,” tambahnya.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat itu juga mengungkapkan, bahwa nantinya surat rekomendasi tersbut , akan diserahkan ke masing – masing calon bupati, pada setiap kabupaten yang melaksanakan Pilkada di Tahun 2020.

“Satu nama calon bupati saja ka sesuai kabupatennya. Kader dan non kader punya peluang yang sama,”ungkapnya.

Ketua Percasi Sulawesi Barat itu juga menuturkan, terkhusus Pilkada di Kabupaten Mamuju, pengurus DPP Partai NasDem telah memberikan hak istimewa pada bakal calon Bupati petahana, Habsi Wahid, atas jasanya pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

“Ketua DPW, diberikan hak istimewa oleh DPP yang telah berjasa memenangkan NasDem di Kabupaten Mamuju,” tutupnya.(FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.