Agung Laksono Ingin Golkar Sulbar Dipimpin Kader yang Konstan

  • Whatsapp
Agung Laksono.(Foto : FM)

Mamuju – editorial9 – Menanggapi munculnya beberapa nama termasuk mantan kader, yang digadang – gadang akan maju sebagai ketua, pada pelaksanaan Musda ke III DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat, Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono, angkat bicara.

Menurut Agung Laksono, terkait adanya nama yang pernah mengundurkan diri, secara kelembagaan pihaknya di DPP sangat menginginkan Ketua DPD I Partai Golkar, itu merupakan kader konstan atau jejak kekaderannya tidak pernah terputus.

Bacaan Lainnya

“Ya memang itu, ada beberapa hal yang menjadi catatan, kenapa bisa terjadi seperti itu, ini juga harus dilihat. Tapi ya pada dasarnya, tentu kita menginginkan orang yang konstan, berlangsung terus,” ucap Agung Laksono, usai menghadiri pengukuhan Kosgoro Sulbar,di Hotel D’Maleo, Sabtu, 07/03/20. Malam.

Mantan menteri koordinator bidang kesejahteraan rakyat RI itu, juga menambahkan bahwa fenomena adanya eks kader yang ingin kembali mencalonkan diri sebagai ketua, di Partai Golkar, banyak pula ditemukan di daerah lain

“Di beberapa daerah, kami juga menemukan seperti itu yang sempat keluar, kemudian masuk lagi pada jajaran kepengurusan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap Provinsi Sulawesi Barat, pada musda ke III DPD I Partai Golkar mendatang, melahirkan pemimpin yang memiliki visi, serta tidak punya catatan negatif di internal.

“Jadi kita harapkan di Sulbar ini terpilih orang yang punya visi yang betul – betul, tidak ada cacatnya,” harapnya.

Dewan pertimbangan presiden RI itu, juga menjelaskan bahwa secara kelembagaan Partai Golkar sangat terbuka pada siapa saja yang ingin menjadi pengurus, sepanjang memenuhi syarat atau ketentuan internal baik itu bersifat umum maupun khusus.

“Apalagi seorang ketua di provinsi, itu sangat strategis. Kita nanti, dlihat juga kemampuan yang bersangkutan, karena seorang jadi ketua Partai itu harus siap juga untuk jabatan strategis kedepan, kalau tingkat kabupaten jadi bupati, kalau tingkat kota, jadi walikota, kalau tingkat provinsi, ya jadi gubernur,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa kader dalam memilih pemimpin di tubuh Partai Golkar, haruslah dipertimbangkan secara mendalam.

“Jadi saya kira, dalam memilih ini nanti diharapkan betul – betul punya pertimbangan yang mendalam,” ungkapnya.

Ketua umum Kosgoro itu, juga menuturkan bahwa terkait syarat atau kriteria calon ketua DPD I, secara keseluruhan nantinya akan dibahas pada saat proses musda berlangsung.

“Ya itu, dalam proses pemilihan nanti akan dibahas dan saya kira harus secara jujur, sesuai lah, secara objektif penuhi terus dipenuhi syarat – syarat itu,” tutupnya.(FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.