Kajari Polman Sebut Tersangka Dugaan Oli Palsu Punya Usaha Perbengkelan

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Polman, Nurcholis.(Dok editorial9com)

POLMAN, editorial9.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Polewali Mandar (Polman), Nurcholis, menyebut tersangka berinisial HZ dalam kasus dugaan oli palsu, memiliki usaha perbengkelan yang telah beroperasi sejak 2021.

Keterangan itu,  disampaikan Nurcholis setelah Kejari Polman menerima pelimpahan perkara dugaan oli palsu dari penyidik Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis, 17 September 2026.

Bacaan Lainnya

Nurcholis mengatakan, keberadaan gudang dan usaha perbengkelan itu terungkap dalam penggerebekan yang dilakukan penyidik Polda Sulbar. Gudang tersebut, disebut merupakan milik keluarga tersangka, sedangkan usaha bengkel menjadi tanggung jawab HZ.

“Memang diketemukan istilah oleh penyidik disana digerebek itu ya memang ada gudang dan bengkel, gudang itu milik keluarga tapi yang bertanggungjawab dia (tersangka,red),” ucap Nurcholis ke awak media.

“Dia punya bengkel namanya CV Bina Tani kah, kalau ndak salah, itulah bengkelnya, bengkelnya yang bersangkutan ini sejak tahun 2021 ” sambungnya.

Pelimpahan perkara dari Polda Sulbar itu menandai berlanjutnya proses hukum kasus tersebut di Kejari Polman. Ia mengatakan, pelimpahan tersebut sekaligus menjawab keraguan masyarakat mengenai penanganan perkara.

“Jadi kita sudah terima, sudah terjawablah apa yang menjadi keraguan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nurcholis, penyidik juga telah melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut. Dari pengembangan itu, kasus dugaan oli palsu tersebut disebut berkaitan dengan delik aduan.

“Dari pengembangan-pengembangan yang dilakukan oleh penyidik, terkait ini sifatnya delik aduan,” jelasnya.

Nurcholis kemudian meminta masyarakat memahami konteks perkara tersebut. Ia menjelaskan, istilah oli palsu yang beredar di tengah masyarakat berkaitan dengan persoalan merek.

“Diharapkan kepada masyarakat, percayalah bahwa ini terkait karena merek, tapi bahasa yang mudah dipahami bahwa olinya oli palsu tapi ini merek,” tutupnya. (Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *