Maenunis : Minimal Sepuluh Parpol Akan Bergabung di Koalisi Mamuju Keren

  • Whatsapp
Direktur Logos Politika, Maemunis Amin.(Foto : Istimewa)

Mamuju – editorial9 – Fase perburuan Partai Politik (Parpol) untuk koalisi, semakin mendekati garis finish jelang tahapan Pilkada Mamuju 2020. Secara mengejutkan, mayoritas partai telah menyatakan dukungan ke Sutinah Suhardi, sebagai bakal calon Bupati yang akan mereka usung.

Menanggapi hal tersebut, Direktur logos politica yang juga Konsultan politik Sutinah Suhardi, Maenunis Amin, mengaku bahwa kandidatnya saat ini telah berhasil memenangkan etape perburuan partai koalisi.

Bacaan Lainnya

“Meskipun rekomendasi partai baru akan diterima setelah ibu Sutinah mengumumkan calon wakilnya, akan tetapi sembilan partai yang ditempati mendaftar, semua sudah dalam proses finalisasi. Ditambah dengan partai non parlemen, minimalnya Sepuluh partai akan bergabung dalam koalisi Mamuju Keren. Itu juga artinya, ibu Sutinah sudah memenangkan etape perburuan partai,” ungkap Maenunis,” melalui press rilisnya, Sabtu, 08/02/20.

Juru bicara Sutinah Suhardi itu, juga mempertanyakan balik terkait komentar Irwan Pababari yang terkesan meragukan rekomendasi partai yang telah menyatakan dukungan pada mantan Kadis perdagangan Mamuju tersebut.

“Sekarang saya balik tanya, apa pak Habsi Wahid sudah pegang rekomendasi Nasdem? Coba minta pak Irwan Pababari untuk menunjukkan rekomendasi Hanura, sudah ada ditangannya apa belum? Pasti belum ada! Sebagai ketua partai, keduanya pasti memahami betul, ketika seorang ketua partai sudah menyatakan dukungan partainya kepada Sutinah, itu pasti prosesnya menuju rekomendasi. Itu sama persis case to case dengan Nasdem dan Hanura.” imbuhnya.

Lebih lanjut, Maenunis menilai bahwa manuver menguber atau memburu Parpol oleh petahana merupakan bentuk kekhawatiran terhadap konsolidasi partai, yang berhasil diselesaikan oleh Sutinah Suhardi.

“Ibu Sutinah lebih progres berkomunikasi dan membangun kepercayaan politik disemua partai. Itulah yang semakin mengkhawatirkan petahana. Makanya pihak petahana sekarang mulai lagi gencar mengejar partai, meskipun mereka tahu persis bahwa itu sudah sangat terlambat,” tutupnya.(*/FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.