Cegah Penyebaran Covid – 19, Gerindra Sulbar Gelar Aksi Bagi-bagi Masker

  • Whatsapp
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat, Andi Ruskati Alibaal usai menyerahkan masker ke salah satu pedagang. (Foto : FM)

Mamuju – editorial9 – Sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid – 19, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulbar dan pengurus DPC Gerindra Kabupaten Mamuju, menggelar aksi bagi – bagi masker di areal Pasar Baru, Mamuju, Minggu, 05/04/20.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Andi Ruskati Alibaal didampingi oleh Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mamuju, Muhammad Reza dan kader.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Partai Gerindra Sulbar, Andi Ruskati Alibaal, mengatakan bahwa dalam agenda tersebut, pihaknya bersama dengan jajaran pengurus DPC Kabupaten Mamuju, juga membawa tandon atau tempat pencucian tangan.

“Partai Gerindra peduli terhadap pencegahan virus corona, yang ada di Indonesia ini khususnya di Provinsi Sulawesi Barat, khususya di Kabupaten Mamuju,” ucap Andi Ruskati Alibaal, saat dikonfirmasi.

Anggota DPR- RI Dapil Sulbar itu juga menambahkan, dalam aksi sosial tersebut ia dan sejumlah rombongan membagikan langsung masker ke para pengunjung pasar dan pedagang.

“Kita tadi membagi masker, pedagang, pengunjung, utamanya penjual ikan yang sangat perlu,” bebernya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mamuju, Muhammad Reza, menambahkan bahwa masker yang dibagikan tersebut merupakan hasil buatan dari para kader.

“Masker buatan sendiri,” pungkas Reza.

Anggota DPRD Kabupaten Mamuju itu juga mengungkapkan, bahwa selain masker pihaknya saat ini masih menunggu pesanan APD, dan rapid tes, hasil swadaya para jajaran kader partai Gerindra.

“Partai Gerindra membuka donasi kepada kader – kader, kemudian akan dibelanjakan APD, untuk dibagikan kepada rumah sakit,” ungkapnya.

Ditempat yang sama pula Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Mamuju, Sulfakri Sultan, membeberkan bahwa adapun jumlah rapid tes yang saat ini telah dipesan sebanyak 50 buah dan APD 100.

“Rapid tes itu 50, APD itu yang 100,” beber Sulfakri.(FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.